Search
Logo

Scroll ke bawah

Kepala Balai Veteriner Banjarbaru Hadiri FGD Kelapa Sawit Berkelanjutan dan Pengembangan Peternakan Sapi Terintegrasi

  •  11 August 2025
  •  151
Font :  
Cetak
Banjarbaru, 7 Agustus 2025 – Kepala Balai Veteriner Banjarbaru turut hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Kelapa Sawit Berkelanjutan & Pengembangan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi dengan Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan & Pertambangan, yang dilaksanakan di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru. Acara ini digelar oleh Pusat Penelitian dan Standardisasi Berbasis Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan, dan Pertambangan (P2SBPTKP) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk membahas strategi dan langkah nyata dalam mengintegrasikan sektor kelapa sawit dengan peternakan sapi secara berkelanjutan. Konsep integrasi ini tidak hanya memanfaatkan lahan secara efisien, tetapi juga bertujuan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada untuk meningkatkan produktivitas, menjaga keseimbangan lingkungan, dan mendorong perekonomian daerah.

Diskusi melibatkan berbagai pihak, antara lain perwakilan instansi pemerintah pusat dan daerah, akademisi, peneliti, pelaku industri kelapa sawit, asosiasi peternak, serta organisasi masyarakat. Topik yang dibahas mencakup praktik kelapa sawit berkelanjutan, pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai pakan ternak, model bisnis terintegrasi, teknologi pendukung, serta peluang investasi pada sektor perkebunan dan peternakan.

Partisipasi Kepala Balai Veteriner Banjarbaru dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen lembaga terhadap penguatan sinergi lintas sektor, khususnya dalam bidang kesehatan hewan dan pengawasan produk peternakan. Kehadiran ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dan mitra kerja dalam menciptakan sistem pertanian dan peternakan terpadu yang ramah lingkungan.

Melalui forum ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan dan rencana aksi yang konkret, sehingga pengelolaan kelapa sawit dan peternakan sapi dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Hasil dari FGD ini juga diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan program di tingkat daerah maupun nasional, yang mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.
Accessibility
undefinedundefined
undefined

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our undefinedprivacy policy.undefined

undefined
undefinedundefinedundefinedundefined
undefined
undefined