Search
Logo

Scroll ke bawah

Pelaksanaan Pelatihan Manajemen Data IVLAB Tahun 2026

  •  23 February 2026
  •  6
Font :  
Cetak
Jakarta, 19–20 Februari 2026 — Pelatihan Manajemen Data IVLAB5 telah dilaksanakan di Jakarta sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan data dan pelayanan laboratorium veteriner di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH), Balai Besar Veteriner Lingkup Ditjen PKH, Balai Veteriner LIngkup Ditjen PKH serta UPT Laboratorium Keswan dan Kesmavet Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi antarunit laboratorium di seluruh Indonesia.

Dalam pelatihan ini dibahas secara menyeluruh tata cara pengelolaan dan perubahan data pada sistem IVLAB, khususnya terkait penerbitan Laporan Hasil Uji (LHU). Ditekankan bahwa perubahan data pada prinsipnya hanya dapat dilakukan sebelum LHU diterbitkan. Apabila LHU sudah terbit, maka setiap perubahan harus melalui mekanisme khusus dan persetujuan dari pusat. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga keabsahan dokumen serta memastikan hasil pengujian yang diterima masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian dalam proses input data untuk mencegah kesalahan yang dapat berdampak pada LHU. Untuk meminimalkan risiko, setiap perubahan data diwajibkan disertai keterangan yang jelas agar riwayat perubahan dapat ditelusuri. Selain itu, dilakukan penegasan aturan terkait tembusan LHU serta penataan ulang hak akses (role) pengguna agar penggunaan sistem lebih tertib dan sesuai kewenangan masing-masing.

Antisipasi terhadap gangguan sistem juga menjadi salah satu pembahasan utama. Disampaikan bahwa akan disiapkan sistem alternatif sementara apabila terjadi kendala teknis, sehingga pelayanan laboratorium tetap dapat berjalan dan tidak menghambat kebutuhan masyarakat. Penguatan pengelolaan referensi data serta kewajiban pengisian lokasi pengambilan sampel juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan validitas dan kualitas data.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh laboratorium veteriner memiliki standar pengelolaan data yang seragam, lebih disiplin dalam proses verifikasi, serta semakin siap menghadapi tantangan digitalisasi layanan. Dengan sistem yang semakin tertib, transparan, dan akuntabel, pelayanan di bidang kesehatan hewan dan keamanan produk hewan diharapkan semakin cepat, tepat, dan terpercaya bagi masyarakat.
Accessibility
undefinedundefined
undefined

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our undefinedprivacy policy.undefined

undefined
undefinedundefinedundefinedundefined
undefined
undefined