Banjarbaru – Kepala Balai Veteriner Banjarbaru turut menghadiri kegiatan Percepatan Tanam di Lokasi Cetak Sawah Rakyat 10.000 Hektar sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di sektor pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan produksi padi nasional dan memperkuat ketahanan pangan.
Kegiatan percepatan tanam ini dilaksanakan melalui sinergi berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi teknis, maupun pemangku kepentingan lainnya. Program Cetak Sawah Rakyat 10.000 Hektar diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung perluasan areal tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah yang memiliki potensi pengembangan lahan.
Kehadiran Kepala Balai Veteriner Banjarbaru dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap berbagai program pembangunan pertanian yang dilaksanakan oleh pemerintah. Selain berfokus pada peningkatan produksi, program ini juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui gerakan percepatan tanam ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus memperluas lahan produktif, meningkatkan produksi padi nasional, serta menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, petani, dan seluruh pihak terkait, diharapkan program percepatan tanam dan cetak sawah rakyat dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

