Search
Logo

Scroll ke bawah

Balai Veteriner Banjarbaru dan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah Gelar Bimtek Komunikasi Risiko Percepatan Vaksinasi PMK dan ASF

  •  18 June 2026
  •  21
Palangka Raya – Balai Veteriner Banjarbaru bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Risiko Percepatan Capaian Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan African Swine Fever (ASF) pada tanggal 17–19 Juni 2026 di Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Bimtek dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas petugas kesehatan hewan dalam mendukung program pengendalian penyakit hewan menular strategis. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi komunikasi risiko yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran peternak terhadap pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit.

Materi yang disampaikan mencakup teknik komunikasi kepada peternak, penyampaian informasi berbasis risiko, strategi membangun kepercayaan masyarakat, serta pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi peternak dalam program vaksinasi PMK dan upaya pencegahan ASF. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi di lapangan.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta African Swine Fever (ASF) merupakan penyakit hewan yang dapat menimbulkan dampak ekonomi yang signifikan terhadap sektor peternakan. Oleh karena itu, percepatan capaian vaksinasi PMK dan peningkatan kesadaran terhadap pencegahan ASF menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan keberlangsungan usaha peternakan.

Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi peternak melalui peningkatan kualitas pendampingan dan edukasi yang diberikan oleh petugas kesehatan hewan di daerah. Dengan kemampuan komunikasi yang lebih baik, petugas diharapkan mampu menyampaikan informasi secara efektif sehingga peternak lebih memahami manfaat vaksinasi, menerapkan biosekuriti, serta berpartisipasi aktif dalam program pengendalian penyakit hewan.

Bagi masyarakat, keberhasilan pengendalian PMK dan ASF akan berkontribusi terhadap terjaganya ketersediaan dan keamanan pangan asal hewan. Ternak yang sehat akan mendukung stabilitas produksi peternakan, menjaga pasokan pangan, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan Bimtek ini, Balai Veteriner Banjarbaru bersama Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan petugas kesehatan hewan dalam mendukung pengendalian penyakit hewan secara efektif. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan peternakan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

💚 Sehat Hewan, Aman Pangan.
Accessibility
undefinedundefined
undefined

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our undefinedprivacy policy.undefined

undefined
undefinedundefinedundefinedundefined
undefined
undefined