Laboratorium Serologi Veteriner adalah fasilitas yang bertugas melakukan pengujian sampel (terutama serum darah) untuk mendeteksi antibodi atau antigen guna memantau kesehatan dan mengendalikan penyakit pada hewan.
Fungsi Utama di Bidang Veteriner
Monitoring Titer Antibodi: Mengukur tingkat kekebalan hewan setelah vaksinasi untuk memastikan vaksin bekerja efektif (misalnya pada ayam atau hewan kesayangan).
Deteksi Penyakit Menular: Mengidentifikasi infeksi virus, bakteri, atau parasit seperti Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), Brucellosis, hingga Rabies.
Metode Pengujian Populer
Laboratorium veteriner sering menggunakan metode berikut:
ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay): Digunakan untuk mendeteksi antibodi atau antigen dengan sensitivitas tinggi, seperti pada kasus Bovine Viral Diarrhea (BVD).
HI Test (Hemagglutination Inhibition): Metode khusus untuk virus yang memiliki kemampuan menggumpalkan darah, seperti virus influenza.
RBT (Rose Bengal Test): Sering digunakan untuk skrining cepat penyakit Brucellosis pada sapi

