Banjarbaru – Balai Veteriner Banjarbaru melalui Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) melaksanakan Pelatihan Pengujian Milk Analyzer dan Somatic Cell Counter (SCC) pada tanggal 9 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia laboratorium dalam mendukung pengujian mutu susu yang akurat, andal, dan sesuai standar.
Pelatihan menghadirkan teknisi dari PT Elo Karsa Utama yang memberikan pendampingan teknis kepada personel laboratorium terkait pengoperasian alat, proses kalibrasi, pemeliharaan peralatan, serta prosedur pengujian yang benar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pengujian dapat dilaksanakan secara tepat sehingga menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Milk Analyzer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur berbagai parameter kualitas susu, seperti kadar lemak, protein, laktosa, total padatan, dan kandungan lainnya. Sementara itu, Somatic Cell Counter (SCC) digunakan untuk menghitung jumlah sel somatik dalam susu yang menjadi salah satu indikator kesehatan ambing ternak perah serta kualitas susu yang dihasilkan.
Melalui pelatihan ini, personel laboratorium memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penggunaan dan pemeliharaan peralatan, sekaligus meningkatkan keterampilan teknis dalam melaksanakan pengujian mutu susu. Peningkatan kompetensi tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas layanan laboratorium dan mendukung penerapan sistem manajemen mutu secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga memberikan manfaat yang signifikan bagi peternak, khususnya peternak sapi perah. Hasil pengujian yang akurat dapat membantu peternak memantau kualitas susu yang dihasilkan serta mendeteksi lebih dini adanya gangguan kesehatan pada ternak, seperti mastitis yang dapat memengaruhi produksi dan kualitas susu. Dengan demikian, peternak dapat melakukan tindakan penanganan yang lebih cepat dan tepat untuk menjaga produktivitas ternak.
Bagi masyarakat, penguatan kapasitas laboratorium dalam pengujian mutu susu turut mendukung penyediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Pengawasan mutu susu yang baik akan meningkatkan perlindungan konsumen serta memberikan jaminan bahwa produk susu yang beredar memenuhi persyaratan kualitas dan keamanan pangan.
Melalui kegiatan ini, Balai Veteriner Banjarbaru terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas layanan laboratorium guna mendukung kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta penguatan sistem keamanan pangan asal hewan di Indonesia.

