Search
Logo

Scroll ke bawah

In House Training Pengujian Toksoplasmosis 2025

  •  10 November 2025
  •  91
Font :  
Cetak
Banjarbaru, 4–7 November 2025 — Balai Veteriner Banjarbaru melaksanakan kegiatan In House Training Pengujian Toksoplasmosis Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia laboratorium dalam mendukung surveilans dan diagnosa penyakit zoonosis, khususnya Toksoplasmosis.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yaitu Dr. drh. Didik T. Subekti, M.Sc dan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) Bogor. Pelatihan diikuti oleh perwakilan laboratorium kesehatan hewan dari berbagai daerah di Kalimantan, meliputi UPT Pelayanan Kesehatan Hewan, Kesmavet dan Klinik Hewan Pontianak (Kalimantan Barat), UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesmavet Palangkaraya (Kalimantan Tengah), serta UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesmavet Samarinda (Kalimantan Timur), bersama tim dari Balai Veteriner Banjarbaru sebagai tuan rumah.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai etiologi dan patogenesis Toksoplasmosis, teknik pengambilan dan penanganan sampel, identifikasi agen penyebab, serta pengujian menggunakan metode RT-PCR dan PCR konvensional. Pelatihan ini menggabungkan sesi teori dan praktik laboratorium agar peserta mampu memahami konsep dasar sekaligus menerapkannya secara langsung dalam kegiatan pengujian.

Melalui pelatihan ini, diharapkan kemampuan laboratorium daerah dalam melakukan deteksi dini dan diagnosa penyakit Toksoplasmosis semakin meningkat. Peningkatan kapasitas ini berperan penting dalam mempercepat respon terhadap kasus zoonosis, menjaga keamanan pangan asal hewan, serta mendukung kesejahteraan peternak melalui upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan yang efektif.

Kegiatan diakhiri dengan evaluasi dan diskusi hasil pelatihan sebagai sarana berbagi pengalaman antar laboratorium. Balai Veteriner Banjarbaru berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dan sinergi antar laboratorium veteriner di wilayah Kalimantan guna memperkuat jejaring pengawasan penyakit hewan yang terintegrasi dengan program kesehatan masyarakat nasional.
Accessibility
undefinedundefined
undefined

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our undefinedprivacy policy.undefined

undefined
undefinedundefinedundefinedundefined
undefined
undefined