Search
Logo

Scroll ke bawah

Balai Veteriner Banjarbaru Raih Rekomendasi Sertifikasi SNI ISO 35001:2019

  •  20 October 2026
  •  12

Banjarbaru, 16 Oktober 2026 – Balai Veteriner Banjarbaru memperoleh rekomendasi untuk mendapatkan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 35001:2019 tentang Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium. Rekomendasi ini menjadi capaian penting dalam upaya memperkuat penerapan manajemen biorisiko serta meningkatkan keamanan dan mutu pelayanan laboratorium veteriner.

SNI ISO 35001:2019 merupakan standar internasional yang mengatur sistem manajemen biorisiko untuk mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan meminimalkan risiko yang berkaitan dengan bahan biologis berbahaya. Penerapan standar ini bertujuan untuk melindungi personel laboratorium, masyarakat, dan lingkungan dari potensi risiko yang dapat timbul selama kegiatan laboratorium berlangsung.

Proses penilaian melibatkan evaluasi terhadap penerapan sistem manajemen biorisiko di lingkungan Balai Veteriner Banjarbaru, termasuk kegiatan laboratorium serta aspek pendukung yang berkaitan dengan pengendalian risiko. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama seluruh jajaran Balai Veteriner Banjarbaru dalam mewujudkan laboratorium veteriner yang aman, andal, dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Sebagai laboratorium yang melaksanakan pengujian dan diagnosis penyakit hewan, Balai Veteriner Banjarbaru memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kegiatan laboratorium dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, keamanan biologis, serta pengelolaan risiko secara sistematis. Penerapan manajemen biorisiko juga mendukung upaya pencegahan paparan bahan biologis berbahaya, mengurangi potensi penyebaran agen penyakit, dan menjaga keselamatan personel maupun lingkungan sekitar.

Rekomendasi sertifikasi SNI ISO 35001:2019 ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama dalam meningkatkan penerapan sistem manajemen biorisiko. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap prosedur, kompetensi personel, serta pengendalian risiko dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium.

Penerapan standar manajemen biorisiko memberikan manfaat penting bagi masyarakat dan sektor peternakan. Laboratorium yang menerapkan pengelolaan risiko secara baik diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pengujian penyakit hewan secara aman dan bertanggung jawab, sehingga hasil pengujian dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam mendukung surveilans, penyidikan, dan pengendalian penyakit hewan.

Melalui langkah ini, Balai Veteriner Banjarbaru terus berkomitmen meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan veteriner, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap kesehatan hewan, kesehatan manusia, dan lingkungan.

Sehat Hewan, Aman Pangan.

Accessibility
undefinedundefined
undefined

Your personal data will be used to support your experience throughout this website, to manage access to your account, and for other purposes described in our undefinedprivacy policy.undefined

undefined
undefinedundefinedundefinedundefined
undefined
undefined